Selasa, 31 Maret 2020

Pusat Galaksi dari Citra Radio hingga Sinar-X


Kredit Foto: Sinar-X: NASA, CXC, UMass, D. Wang dkk.; Radio: NRF, SARAO, MeerKAT

Penjelasan: Bagaimana pusat galaksi kita bisa bersinar? Area galaksi yang penuh teka-teki ini, yang berjarak sekitar 26.000 tahun cahaya di arah rasi bintang Sagitarius, dapat bersinar dalam setiap jenis cahaya yang bisa kita lihat. Pada gambar di atas, emisi sinar-X berenergi tinggi yang ditangkap oleh Observatorium Sinar-X Chandra milik NASA muncul dalam warna hijau dan biru, sedangkan emisi radio berenergi rendah yang ditangkap oleh susunan teleskop MeerKAT SARAO muncul dengan warna merah. Pada sisi kanan gambar, area yang tampak begitu terang merupakan Sagitarius A (Sag A), sumber gelombang radio kuat yang mengandung Sagitarius A*, lubang hitam supermasif yang menghunni pusat galaksi kita. Banyak sumber gelombang radio lainnya yang tidak biasa terlihat di gambar ini. Banyak pula bintang, lubang hitam kecil, dan inti bintang padat yang dikenal sebagai bintang neutron dan kerdil putih yang mengorbit di dalam dan sekitar Sag A. Saat ini, lubang hitam supermasif Sagitarius A* sendiri sedang dicitrakan oleh Teleskop Event Horizon, dan kita mungkin bisa melihat citra pertamanya tahun depan.


Alih Bahasa: Indriani Iskandar