29 Agustus 2026

Gerhana yang Berpasangan

See Explanation.  Clicking on the picture will download
the highest resolution version available.

Kredit Foto & Hak Cipta: Gwenaël Blanck

Penjelasan: Tahukah kamu? Fenomena gerhana Matahari dan gerhana Bulan selalu terjadi berpasangan. Dalam satu musim gerhana yang berlangsung sekitar 34 hari, Matahari, Bumi, dan Bulan dapat berada hampir segaris. Saat Bulan baru dan Bulan purnama yang terpisah sekitar dua mingguan, posisi tersebut dapat menghasilkan gerhana Matahari dan gerhana Bulan. Artinya, jika hari ini ada gerhana Matahari (fase Bulan Baru), dua minggu kemudian bisa terjadi gerhana Bulan (fase Bulan purnama). Namun, pasangan gerhana yang sama-sama menghasilkan gerhana total cukup jarang terjadi, seperti musim gerhana Agustus 2026 ini, yang pada awalnya terjadi gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026 disusul gerhana Bulan parsial pada 28 Agustus 2026. Gerhana Matahari pada foto di atas dipotret di Peñafiel, Spanyol, tepat menjelang fase totalitas, memperlihatkan butiran Baily dan korona Matahari yang berwarna keemasan. Sementara foto gerhana Bulan parsial di bawahnya diabadikan dari Sèvres, Prancis. Pada puncaknya, sekitar hampir 93 persen permukaan Bulan masuk ke dalam bayangan umbra Bumi, sehingga sebagian besar permukaan Bulan tampak gelap dan kemerahan. Musim gerhana berikutnya akan menghadirkan gerhana Matahari cincin pada 6 Februari 2027, disusul gerhana Bulan penumbra pada 20-21 Februari 2027.

Kredit Konten: Eclipse Pair

Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram