13 Agustus 2026

Gerhana Matahari Total di Langit Spanyol

Kredit Foto & Hak Cipta: Ruiyu Zhang

Penjelasan: Pada 12 Agustus 2026 kemarin, Bulan melintas tepat di depan Matahari, membuat sebagian Siberia, Greenland, Islandia, Spanyol, hingga Portugal tiba-tiba gelap pada siang hari karena terjadi fenomena Gerhana Matahari Total. APOD hari ini mengabadikan dua gerhana Matahari Total sekaligus. Satu terlihat tepat di atas Katedral-Basilika Our Lady of the Pillar yang terletak di Zaragoza, Spanyol, sementara satu lagi merupakan pantulannya di permukaan Sungai Ebro. Gerhana ini menjadi gerhana Matahari total besar pertama yang terlihat dari Spanyol sejak tahun 1905. Dalam fase totalitas gerhana yang berlangsung beberapa menit ini, suhu udara sempat menurun, burung-burung berhenti berkicau, serangga menjadi bingung, dan orang-orang yang menyaksikannya larut dalam momen yang jarang terjadi ini. Selain menjadi pemandangan yang menakjubkan, Gerhana Matahari Total juga sangat berharga bagi penelitian ilmiah. Salah satu misteri yang masih dipelajari adalah mengapa korona, bagian terluar Matahari, memiliki suhu jutaan derajat, jauh lebih panas dibanding Fotosfer atau permukaan Matahari. Bahkan masyarakat umum pun dapat ikut berkontribusi dengan mendokumentasikan korona, mencatat perubahan suhu dan kondisi cuaca, serta mengamati bagaimana satwa liar bereaksi selama gerhana. Indonesia baru akan menyaksikan hal serupa pada tahun 2042 mendatang.

Kredit Konten: Total Solar Eclipse Over Spain

Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram