22 Oktober 2026
WD J1330+6435, Bintang Hijau Pertama

Kredit Ilustrasi & Hak Cipta: Mark A. Garlick/University of Warwick
Penjelasan: Bintang-bintang selain Matahari begitu jauh dari Bumi sehingga hanya tampak sebagai titik cahaya di langit. Kebanyakan terlihat putih, tetapi beberapa tampak jelas berwarna merah atau biru. Warna tersebut umumnya berkaitan dengan suhu permukaan bintang. Bintang biru memiliki suhu lebih tinggi daripada bintang merah. Lantas, bagaimana dengan warna lainnya? Ilustrasi ini menampilkan WD J1330+6435, sebuah bintang katai putih yang dikelilingi cakram akresi berisi gas dan bebatuan yang mengorbitnya. Katai putih merupakan sisa inti bintang kecil yang redup setelah bintang seperti Matahari kehabisan bahan bakar nuklir. Para astronom baru-baru ini menemukan bahwa beberapa katai putih ternyata dapat tampak kuning, hijau, sian, merah muda, hingga ungu, meskipun namanya mengandung kata “putih”. Warna-warna tersebut muncul karena unsur-unsur dalam jumlah kecil yang terkumpul di permukaan bintang berinteraksi dengan atmosfernya, sehingga mengubah warna putih yang biasanya terlihat. Sayangnya, meskipun bintang-bintang berwarna unik ini benar-benar ada, cahayanya terlalu redup untuk dinikmati dengan mata telanjang malam ini.
Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram
D Indonesia