12 Oktober 2026

Jupiter dan Para Satelit Alami

In front of a dark background an image of Earth's Moon  appears with a lower crescent brightly lit. The rest of the Moon is also faintly visible. Above the Moon is a bright point of  light surrounded by four fainter points of light in row. Please see the explanation for more detailed information.

Kredit Foto & Hak Cipta: Chirag Upreti

Penjelasan: Bisakah kamu menghitung ada berapa satelit alami dalam gambar ini? Jawabannya, ada lima: empat mengorbit Jupiter dan satu lagi, Bulan kita, mengorbit Bumi. Foto unik dipotret pekan lalu ketika Bulan melintas tepat di depan Jupiter dalam pandangan dari Bumi. Foto ini merupakan gabungan beberapa pemotretan yang dilakukan saat kedua benda langit tersebut hampir segaris, dari Westchester, New York, Amerika Serikat. Bagian sabit Bulan yang diterangi Matahari di kiri bawah tampak terlalu terang, sementara sisi malamnya di kanan atas masih terlihat samar berkat Earthshine, yaitu cahaya Matahari yang dipantulkan Bumi ke permukaan Bulan. Di atas Bulan, empat satelit terbesar Jupiter tampak hampir tersusun vertikal. Dari bawah ke atas, satelit-satelit itu adalah Ganimede, Io, Kalisto, dan Europa, yang dikenal sebagai satelit Galilea. Menariknya, Ganimede, Kalisto, dan Io berukuran lebih besar daripada Bulan kita, sedangkan Europa hanya sedikit lebih kecil. Namun karena jarak Bulan lebih dekat, ia tentu menjadi lebih besar. Saat ini, wahana antariksa robotik NASA, Juno, masih mengorbit Jupiter dan telah melakukan terbang lintas dekat di sekitar tiga dari keempat satelit tersebut.

Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram