11 Oktober 2026
Memancing Neutrino Kosmik di Es Antarktika

Kredit Foto: NSF, B. Gudbjartsson, IceCube Collaboration
Penjelasan: Para ilmuwan melubangi lapisan es di dekat Kutub Selatan untuk membangun Observatorium Neutrino IceCube. Hampir 100 lubang telah dibuat dan dimanfaatkan di sana. Pada setiap lubang, para astronom menurunkan kabel panjang yang dilengkapi detektor cahaya seukuran bola basket. Air di dalam lubang kemudian membeku kembali, mengurung detektor di dalam es yang jernih. Detektor-detektor ini lantas menangkap cahaya biru yang muncul ketika neutrino berenergi tinggi dari berbagai peristiwa dahsyat di alam semesta bertabrakan dengan molekul es. Tabrakan tersebut menghasilkan partikel sekunder berkecepatan tinggi yang memancarkan cahaya, dikenal sebagai radiasi Cherenkov. Sejak beroperasi, IceCube telah mendeteksi banyak neutrino kosmik dan menjadi detektor neutrino terbesar yang pernah dibangun. Foto ini diambil pada 2010, ketika salah satu rangkaian detektor terakhir diturunkan ke dalam lubang es. Berkat penemuan penting yang dihasilkan observatorium ini, salah satu tokoh pendiri sekaligus pemimpin kolaborasi IceCube diumumkan menerima Hadiah Nobel Fisika 2026.
Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram
D Indonesia