
📷 Kredit: X-ray: NASA/CXC/UCLA/Z. Zhu et al.; ESA/XMM-Newton; Optical: PanSTARRS; Radio: MeerKAT; Image Processing: NASA/CXC/SAO/L. Frattare and P. Edmonds Text: Cecilia Chirenti (NASA GSFC, UMCP, CRESST II)
Penjelasan
Apakah Anda melihat gumpalan biru di kanan bawah tengah gambar? Para astronom berpendapat bahwa itu menunjukkan lokasi sebuah bintang masif meledak sebagai supernova yang cahayanya mencapai Bumi 1.700 tahun yang lalu. Gambar ini menggabungkan data optik dari teleskop PanSTARRS di Hawaii (bintang latar belakang berwarna merah, hijau, dan biru), radio dari teleskop MeerKAT di Afrika Selatan (awan merah besar), dan sinar-X dari Observatorium Sinar-X Chandra NASA dan XMM-Newton ESA (ditunjukkan dalam warna biru). Awan besar tersebut adalah wilayah pembentukan bintang yang disebut Sagittarius C, yang memiliki luas sekitar 50 tahun cahaya dan berjarak sekitar 26.000 tahun cahaya dari Bumi. Letaknya hanya sekitar 260 tahun cahaya dari lubang hitam supermasif di pusat Galaksi (di sebelah kiri gambar). Jika gumpalan biru tersebut dipastikan sebagai sisa supernova, maka itu akan menjadi salah satu yang terdekat yang pernah ditemukan dengan Pusat Galaksi. Di wilayah padat ini, kematian bintang-bintang masif terhubung dengan kelahiran bintang-bintang baru melalui gas dan medan magnet dengan cara yang kompleks.
Sumber: NASA APOD | 2026-06-18
English: Do you see that blue blob to the lower right of the image center? Astronomers think that it shows where a massive star exploded as a supernova whose light reached Earth 1,700 years ago. The image combines optical data from the PanSTARRS telescopes in Hawaii (background stars in red, green, and blue), radio from the MeerKAT telescope in South Africa (large red cloud) and X-rays from NASA's Chandra X-ray Observatory and ESA’s XMM-Newton (shown in blue). The large cloud is a star forming region called Sagittarius C, which is approximately 50 light-years in extent and about 26,000 light-years from Earth. It is located only about 260 light-years from the supermassive black hole in the center of the Galaxy (off to the left of the image). If the blue blob is confirmed to be a supernova remnant, it would be one of the closest ever discovered to the Galactic Center. In this dense region, the deaths of massive stars are connected to the birth of new stars through gas and magnetic fields in a complex way.