APOD 2026-06-01: Saturnus di Malam Hari

📷 Kredit: NASA (Domain Publik)

Penjelasan

Pengamatan teleskopik Saturnus dan cincinnya yang indah sering menjadikannya bintang utama dalam acara pengamatan bintang. Namun, pemandangan menakjubkan dari cincin dan sisi malam planet raksasa gas terluar ini tidak mungkin didapatkan dari teleskop di sekitar planet Bumi. Dari Tata Surya bagian dalam, teleskop hanya dapat menampilkan sisi siang Saturnus. Bahkan, gambar bulan sabit Saturnus yang tipis dan diterangi matahari dengan bayangan malam planet yang membentang di sistem cincinnya yang luas dan kompleks ini ditangkap oleh pesawat ruang angkasa robot Cassini. Setelah perjalanan selama tujuh tahun dari planet Bumi, Cassini mengorbit Saturnus selama 13 tahun (dari 2004 - 2017) sebelum diarahkan untuk terjun ke atmosfer raksasa gas tersebut pada 15 September 2017. Mozaik megah ini terdiri dari bingkai yang direkam oleh kamera sudut lebar Cassini hanya dua hari sebelum terjun terakhirnya. Dan malam Saturnus tidak akan terlihat lagi sampai pesawat ruang angkasa lain dari Bumi datang.


Sumber: NASA APOD | 2026-06-01

English: Telescopic views of Saturn and its beautiful rings often make it the star of star parties. But this stunning view of the outer gas gaint planet's rings and night side just isn't possible from telescopes in the vicinity of planet Earth. Peering out from the inner Solar System they can only bring Saturn's day side into view. In fact, this image of Saturn's slender sunlit crescent with the planet's night shadow cast across its broad and complex ring system was captured by the robot spacecraft Cassini. After a seven year long journey from planet Earth, Cassini called Saturn orbit home for 13 years (from 2004 - 2017) before it was directed to dive into the atmosphere of the gas giant on September 15, 2017. This magnificent mosaic is composed of frames recorded by Cassini's wide-angle camera only two days before its grand final plunge. And Saturn's night will not be seen again until another spaceship from Earth calls.

Riza adalah astronom amatir yang telah menulis konten astronomi sejak tahun 2012. Riza secara aktif menjadi mentor kelas astronomi di BelajarAstro.com. Hubungi lewat riza@belajarastro.com.