APOD 2026-05-23: Messier 2

📷 Kredit: NASA (Domain Publik)

Penjelasan

Setelah Nebula Kepiting, gugusan bintang raksasa ini adalah entri kedua dalam daftar terkenal Charles Messier, astronom abad ke-18, tentang hal-hal yang bukan komet. M2 adalah salah satu gugusan bintang globular terbesar yang diketahui berkeliaran di halo galaksi Bima Sakti kita. Meskipun Messier awalnya menggambarkannya sebagai nebula tanpa bintang, gambar Hubble yang menakjubkan ini memperlihatkan bintang-bintang di seluruh bagian tengah gugusan yang berdiameter sekitar 40 tahun cahaya. Populasi bintangnya berjumlah hampir 150.000, terkonsentrasi dalam diameter total sekitar 175 tahun cahaya. Berjarak sekitar 55.000 tahun cahaya ke arah konstelasi Aquarius, penghuni kuno Bima Sakti ini, yang juga dikenal sebagai NGC 7089, berusia 13 miliar tahun. Aliran puing bintang yang meluas, tanda gangguan pasang surut gravitasi di masa lalu, baru-baru ini ditemukan terkait dengan Messier 2.


Sumber: NASA APOD | 2026-05-23

English: After the Crab Nebula, this giant star cluster is the second entry in 18th century astronomer Charles Messier's famous list of things that are not comets. M2 is one of the largest globular star clusters now known to roam the halo of our Milky Way galaxy. Though Messier originally described it as a nebula without stars, this stunning Hubble image resolves stars across the cluster's central 40 light-years. Its population of stars numbers close to 150,000, concentrated within a total diameter of around 175 light-years. About 55,000 light-years distant toward the constellation Aquarius, this ancient denizen of the Milky Way, also known as NGC 7089, is 13 billion years old. An extended stellar debris stream, a signature of past gravitational tidal disruption, was recently found to be associated with Messier 2.

Riza adalah astronom amatir yang telah menulis konten astronomi sejak tahun 2012. Riza secara aktif menjadi mentor kelas astronomi di BelajarAstro.com. Hubungi lewat riza@belajarastro.com.