
📷 Kredit: NASA (Domain Publik)
Penjelasan
Banyak nebula dan gugusan bintang terang di langit planet Bumi dikaitkan dengan nama astronom Charles Messier dari katalog terkenalnya di abad ke-18. Namanya juga diberikan kepada dua kawah besar dan luar biasa di Bulan ini. Terlihat menonjol di Lautan Kesuburan Bulan yang gelap dan halus atau Mare Fecunditatis, Messier (kiri) dan Messier A memiliki dimensi masing-masing 15 x 8 dan 16 x 11 kilometer. Bentuknya yang memanjang dijelaskan oleh lintasan sudut yang sangat dangkal yang diikuti oleh sebuah benda penabrak, yang bergerak dari kiri ke kanan, yang mengikis kawah-kawah tersebut. Dampak yang dangkal juga menghasilkan dua sinar material terang yang memanjang di sepanjang permukaan ke kanan, di luar gambar. Gambar stereo yang mencolok dari pasangan kawah ini, yang dimaksudkan untuk dilihat dengan kacamata merah/biru (merah untuk mata kiri), baru-baru ini dibuat dari pemindaian resolusi tinggi dari dua gambar (AS11-42-6304, AS11-42-6305) yang diambil selama misi Apollo 11 ke Bulan.
Sumber: NASA APOD | 2026-05-09
English: Many bright nebulae and star clusters in planet Earth's sky are associated with the name of astronomer Charles Messier from his famous 18th century catalog. His name is also given to these two large and remarkable craters on the Moon. Standouts in the dark, smooth lunar Sea of Fertility or Mare Fecunditatis, Messier (left) and Messier A have dimensions of 15 by 8 and 16 by 11 kilometers respectively. Their elongated shapes are explained by the extremely shallow-angle trajectory followed by an impactor, moving left to right, that gouged out the craters. The shallow impact also resulted in two bright rays of material extending along the surface to the right, beyond the picture. Intended to be viewed with red/blue glasses (red for the left eye), this striking stereo picture of the crater pair was recently created from high resolution scans of two images (AS11-42-6304, AS11-42-6305) taken during the Apollo 11 mission to the Moon.