APOD 2026-05-07: Supernova di Galaksi Spiral yang Miring

📷 Kredit: Hunter Outten & Kaleb Jordan

Penjelasan

Di sebuah galaksi yang jauh, jauh sekali, sebuah bintang masif meledak dalam supernova. Cahaya dari ledakan itu menempuh perjalanan selama puluhan juta tahun melintasi ruang angkasa, dan baru pekan lalu akhirnya sampai ke Bumi, teramati sebagai ledakan bintang yang dikatalogkan sebagai SN 2026kid. Video di atas merekam peristiwa ini, sebuah timelapse selama tiga malam berturut-turut yang mengamati galaksi letak supernova ini terjadi, NGC 5907, yang juga dikenal sebagai Galaksi Pinggiran Pisau karena penampilannya mirip seperti kita melihat sebuah pisau dari sisi sampingnya. Awalnya, video ini hanya menampilkan pemandangan galaksi NGC 5907 seperti pada umumnya. Garis-garis yang sesekali terlihat menyilang pada video merupakan satelit-satelit buatan manusia yang melintas. Kemudian, sebuah bintik terang muncul, sang supernova. Pada puncak kecerlangannya, sebuah supernova bisa memancarkan cahaya yang lebih terang dibandingkan cahaya gabungan dari seluruh bintang di galaksinya sekaligus. Ledakan bintang seperti ini rata-rata hanya terjadi sekali per abad di galaksi seukuran Bimasakti, dan cahayanya bisa membutuhkan berbulan-bulan sebelum benar-benar memudar. Supernova paling terang dalam sejarah tercatat adalah SN 1006, yang terjadi tahun 1006 (kalender Julian), yang dilaporkan lebih terang dari Venus dan bahkan bisa dilihat di siang hari dengan mata telanjang.


Sumber: NASA APOD | 2026-05-07

English: A long time ago, in a distant galaxy, a massive star was destroyed in a supernova explosion. The light of this event travelled for tens of millions of years and reached Earth last week as Supernova 2026kid. The featured video shows a time-lapse over three nights of the host galaxy NGC 5907, an edge-on spiral also known as the Splinter or Knife Edge Galaxy, as the supernova appears and becomes brighter. (The occasional streaks are satellites in Earth orbit.) At its brightest, a supernova can outshine the sum of all other stars in its galaxy. Supernova 2026kid appears relatively dim, probably because we are seeing it through the edge-on disk of the galaxy. Such explosions typically happen about once per century in galaxies similar to the Milky Way, and their light can take months to fade away. The brightest supernova in recorded history was SN 1006; it is reported to have been brighter than Venus, and even visible in the sky during daytime.

Riza adalah astronom amatir yang telah menulis konten astronomi sejak tahun 2012. Riza secara aktif menjadi mentor kelas astronomi di BelajarAstro.com. Hubungi lewat riza@belajarastro.com.