Jumat, 13 Mei 2022

Lubang Hitam Milik Bimasakti


Penjelasan: Ada lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bimasakti. Para astronom bisa mengetahui keberadaannya lewat pengamatan terhadap bintang-bintang terdekat lubang hitam tersebut yang mengorbit dengan jalur tak biasa. Dikenal sebagai Sagitarius A* (dibaca: A-star), para astronom dari Event Horizon Telescope (EHT) dan European Southern Observatory (ESO) baru-baru ini merilis foto pertamanya. Bisa dilihat pada kotak di kanan atas foto, seperti yang diprediksi oleh Teori Relativitas Umum Einstein, gravitasi kuat lubang hitam bermassa empat juta kali Matahari itu telah melengkungkan cahaya dan menciptakan daerah pusat gelap seperti bayangan yang dikelilingi oleh struktur seperti cincin yang terang. Sagitarius A* bukan objek yang mudah diamati karena letaknya di pusat Bimasakti membuatnya terhalang debu dan gas yang sangat tebal. Itulah mengapa pada tahun 2019 silam, EHT merilis foto pertama lubang hitam dari galaksi lain, yakni galaksi M87. Seberapa tebal debu dan gas yang menghalangi Sagitarius A* dalam pandangan dari Bumi? Kamu dapat melihatnya pada panel utama gambar di atas yang dipotret lewat sinar-X dari Observatorium Chandra dan inframerah dari Teleskop Antariksa Hubble. Sagitarius A* sendiri hanya berjarak 10 menit cahaya dari Bumi di arah pusat galaksi kita, atau sekitar 27.000 tahun cahaya.