29 Oktober 2026
Venus di Fase Sabit

Kredit Foto & Hak Cipta: Thierry Legault
Penjelasan: Venus ternyata juga memiliki fase seperti Bulan. Foto ini memperlihatkan Venus saat berada hampir tepat di antara Matahari dan Bumi, posisi yang terjadi sekitar setiap satu setengah tahun. Susunan ini mirip dengan posisi Bulan saat fase Bulan Baru. Bedanya, Bulan Baru tampak gelap karena sisi yang menghadap Bumi tidak menerima cahaya Matahari, sedangkan Venus masih dapat terlihat sebagai sabit bercahaya. Cahaya Matahari yang melewati atmosfer Venus mengalami pembiasan dan hamburan sehingga membentuk lengkungan cahaya yang bahkan membentang lebih dari 180 derajat. Kedua ujung lengkungan tersebut dikenal sebagai tanduk Venus. Fase sabit ini dapat diamati menggunakan teleskop kecil atau binokular saat senja. Orang dengan penglihatan sangat tajam bahkan mungkin bisa melihatnya tanpa alat bantu. Perubahan kecerlangan Venus akibat fase-fasenya telah diamati sejak zaman kuno. Catatan astronomi Babilonia termasuk yang tertua, sementara peradaban Maya juga memiliki catatan pengamatan Venus dalam Dresden Codex, salah satu naskah Maya tertua yang masih bertahan hingga kini.
Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram
D Indonesia