28 September 2026
Cosmic Latte: Warna Rata-Rata Alam Semesta

Kredit Foto: Karl Glazebrook & Ivan Baldry (JHU)
Penjelasan: Apa warna alam semesta? Bayangkan warna-warni alam semesta dari bintang-bintang, galaksi-galaksi, nebula-nebula, hingga lubang hitam, dicampur, lalu diaduk, seperti apa hasil warna yang muncul? Pertanyaan unik ini muncul ketika para astronom mencoba mengetahui jenis bintang yang paling umum di galaksi-galaksi terdekat. Jawabannya ternyata adalah warna beige, atau krem pucat, yang dalam kode warna komputer adalah #FFF8E7. Untuk mendapatkannya, para astronom menghitung rata-rata cahaya dari sekitar 200.000 galaksi yang diamati dalam 2dF Galaxy Redshift Survey. Spektrum kosmik hasil penggabungan tersebut mencakup berbagai bagian spektrum elektromagnetik, tetapi jika seluruh cahaya itu dipadukan dan dilihat oleh mata manusia, warnanya tampak seperti krem. Menariknya, warna rata-rata alam semesta ini menjadi semakin kurang kebiruan selama sekitar 10 miliar tahun terakhir, yang menunjukkan bahwa bintang-bintang merah kini semakin dominan. Setelah sempat diusulkan berbagai nama seperti skyvory dan univeige, warna tersebut akhirnya mendapat nama yang paling populer: cosmic latte.
Alih Bahasa: Riza Miftah Muharram
D Indonesia